Data Singkat Gempa Besar Di Pulau Jawa

Kemudahan di jaman ini dimana gempa dicatat terus di simpan dan di share sehingga publik atau masyarakat bisa membaca dan mempelajarinya dengan mudah. Hanya saja keterbatasan kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia pada umumnya sehingga jarang yang akses situs seperti USGS untuk melihat catatan gempa.

Catatan gempa besar di Jawa memang masih sedikit, namun coba kami paparkan yang sedikit tersebut.

Peta Episentrum Gempa 7+ Jawa Sejak Tahun 1921
Peta Episentrum Gempa 7+ Jawa Sejak Tahun 1921

Gempa Jawa 7+ dari tahun 1921
  1. Gempa 7,6 SR kedalaman 15 km, 11-09-1921 ( tsunami Pangandaran)
  2. Gempa 7,1 SR kedalaman 35 km, 10-09-1926
  3. Gempa 7,1 SR kedalaman 35 km, 01-04-1943
  4. Gempa 7,0 SR kedalaman 60 km, 23-07-1943
  5. Gempa 7,8 SR kedalaman 18.4 km, 03-06-1994 ( tsunami Banyuwangi 14 meter )
  6. Gempa 7,7 SR kedalaman 20 km, 17-07-2006 (tsunami Pangandaran 2-7 meter)
  7. Gempa 7,0 SR kedalaman 46 km, 02-09-2009
Gempa Menghasilkan Tsunami ?
Perhatikan gempa angka 1, 5 dan 6 , gempa tersebut berdekatan dengan garis warna merah ( zone subduksi/lempeng samudra menyusup ke bawah lempeng dimana pulau Jawa berada)

Ketiga gempa tersebut menghasilkan tsunami, gempa 7+ dengan kedalaman yang relatif dangkal dan dekat dengan zone subduksi, dan tentu saja mekanisme gempanya thrust fault / sesar naik.

Demikian dengan data sederhana ini, kita bisa dengan sederhana pula memprediksi tsunami, dengan adanya laporan dari pihak BMKG misalnya, maka kita perhatikan berapa kekuatan gempa tersebut, terus kedalaman gempanya, letak episentrum gempa tersebut dan mekanisme gempanya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Data Singkat Gempa Besar Di Pulau Jawa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel