Sesar Aktif Penghasil Gempa Ambon

Ambon Gempa Bumi

Proses mengenal potensi kejadian bencana di sekitar lingkungan kita , memang harus selalu ditingkatkan, karena dengan mengenal, paham dan sadar akan potensi tersebut, kita bisa menyusun mitigasinya. Kita tahu potensi bencana seperti gempa bukan terus membuat kita paranoid, khawatir berlebihan dan panik tidak beralasan, namun itulah usaha untuk memperkecil terjadinya korban jika gempa terjadi. Hari ini Kamis tanggal 26 September 2019, bermunculanlah headline di media kalau Ambon Gempa Bumi. Notifikasi di twitter juga bermunculan, update di facebook dan wa grup juga rame tentang Gempa Ambon hari ini. Terus pelajaran apa yang didapat dari pemberitaan tersebut? Apa hanya sekedar tahu...oo ada gempa yang berpusat di sana, sudah begitu saja? Tentu tidak, ini dijadikan pembelajaran untuk mitigasi bencana gempa, misal pemerintah memang belum siap dengan mitigasi, maka kita sebagai warga harus melakukan mitigasi mandiri, kadang menjemukan dan bosan kalau harus pantau kegempaan karena gempa yang signifikan dan berdampak biasanya memang jeda waktunya sangat lama, tapi jeda waktu tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk melengkapi kemandirian mitigasi bencana tersebut. Tentang bagaimana mitigasi bencana gempa sudah pernah saya tulis di : Mitigasi Bencana Gempa Bumi Sebelum Saat dan Sesudah. Untuk tulisan kali ini kita coba mengenal Sesar Aktif Penghasil Gempa Ambon.

Beberapa Sesar Aktif  di Sekitar Ambon

Berikut data Gempa Ambon tanggal 26 September 2019 setelah dimutahirkan:
Magnitudo (kekuatan) : 6,5
Episenter : 3,43 LS dan 128,46 BT (di darat  42 km arah timur laut Kota Ambon)
Kedalaman : 10 km
Sesar Aktif Penghasil Gempa Ambon
Beberapa Sesar Di Sekitar Ambon Maluku

Ambon Gempa
Gempa Utama 6,5 dan Gempa Susulan 

Dari data di atas diketahui kalau ini adalah gempa darat dengan kedalaman dangkal, dan gempa darat dangkal ini tentu akibat dari aktifnya sesar lokal di Ambon. Kita coba cek di peta yang terlampir di buku gempa, untuk episenter gempa ini berada di sesar mana? Tampaknya belum tercantum di peta buku gempa 2017.

peta sesar ambon
Peta Dari Buku Gempa 2017 Pusgen

Karena data kami kurang akhirnya tidak bisa membuat tulisan di blog ini he he, kalau dari peta buku gempa 2017 di atas ada beberapa sesar sekitar Ambon dan Seram : yang terkenal Sesar Taluti, Sesar Bobot. Yang di laut seperti sesar Manipa, Sesar Buru-buru, Sesar Gorong. Adapun kejadian Gempa Ambon 26 September 2019 ini belum ada penamaan sesarnya. Harapannya memang tiap daerah dan kota mendapat peta detail letak sesar, agar bisa dipakai untuk panduan pembangunan daerah/kota tersebut. Itulah baru yang dinamakan mitigasi, lha kalau cuma laporan gempa saja, di mana mitigasi sebelum terjadi gempa? Tolong jawab dengan cinta.. ha ha..

ambon gempa bumi
Kalau Peta Ini Lumayan Tambah Ada Beberapa Garis Sesar
Sumber : researchgate

Sesar Kawa Segmen Sesar Kairatu

Dapat jawaban dari BMKG yaitu oleh Pak Daryono, di tulis di FB dan twitter beliau, juga di media sains kompas serta Viva news tertanggal 29 September 2019. Sesar Kawa Segmen Sesar Kairatu yang diduga sebagai penghasil gempa 6.5 hari Kamis, 26 September 2019. Hal tersebut berdasarkan pada tulisan Zhugang dkk. (2016) berjudul : “Tectonic Evolution of North Seram Basin, Indonesia, and its Control Over Hydrocarbon Accumulation Conditions”  

Sesar Aktif Gempa Ambon
Sesar Sekitar Pulau Seram Dan Ambon

Kairatu Fault
Fokus Pada Tulisan Kawa Strike -Slip Fault Belt
Sesar Kawa Geser Kanan Kiri
Gempa 6.5 terjadi di area sesar Kawa ini. Hasil analisis BMKG mekanisme sumber gempa utama juga berupa sesar geser mengiri (sinistral strike-slip).

Ada yang bertanya kalau gempa ini disebabkan oleh sesar Kawa ( segmen Kairatu) yang ke kiri-kanan ( Barat - Timur) kenapa gempa susulannya malah seakan Utara -Selatan. Dijawab oleh Pak Daryono di status FB pribadinya,

Gempa Ambon Dan Susulannya
Gempa Ambon Dan Susulannya

Menurut Pak Daryono gambar ploting di atas  belum cukup representatif, karena :

  1. Data tersebut belum relokasi
  2. Data tersebut magnitudonya berapa ? Jika M 2 atau M 3, maka sebaran stasiun sangat menentukan akurasi. Gap stasiun dapat mengacaukan lokasi episenter. Apalagi kalau sensornya membentuk garis, maka sebaran epic sangat tidak akurat dan menipu. Agara akurat harusnya menggunakan yang M 4 ( biasanya datanya sudah bagus ditunjang oleh stasiun yang jauh juga) dan harusnya data yang sudah di relokasi.

Kesimpulannya, gempa 6.5 itu disebabkan oleh Sesar Kawa Segmen Kairatu, memang sesar ini belum ada di peta buku gempa 2017 dan mestinya butuh penelitian lebih lanjut.

Gempa Ambon Susulan Ratusan Kali

Pertanyaan lainnya yang muncul terkait Gempa Ambon adalah : Mengapa di Ambon bisa 300 lebih gempa dalam kurun waktu 3 hari sebabnya apa dan mengapa bisa demikian? 

Dijelaskan oleh Pak Daryono bahwa gempa susulan berupa rentetan aktivitas gempa tektonik yang mengguncang Kairatu, Haruku, Masohi dan Ambon yang saat ini masih terjadi murni merupakan gempa susulan yang merupakan produk bekerjanya gaya tektonik pasca terjadinya pergeseran (deformasi) yang dahsyat untuk kembali kepada posisinya semula atau mencari posisi baru yang stabil atau bisa dikatakan lempeng belum stabil.  

Sebelumnya juga dijelaskan kalau Gempa Ambon ini termasuk gempa  Tipe 1 menurut Kiyoo Mogi (1963) ahli gempa Jepang, yaitu tipe gempa utama yang didahului oleh gempa pendahuluan/pembuka (foreshocks) dan selanjutnya diikuti oleh serangkaian gempa susulan.

Gempa Foreshock Kairatu Ambon
Gempa Foreshock Kairatu Ambon

Apakah susulan ini tidak berbahaya?  Tentu harapannya susulan akan semakin berkurang (meluruh) sehingga cepat normal kembali. Berikut pantauan BMKG terkait gempa susulan di Ambon per 30 September 2019  pukul 12.00 WIT sudah 709 kali yang dirasakan 81x gempa.

gempa ambon
Gempa Susulan Mulai Meluruh


 4 Oktober 2019 gempa susulan di Kairatu-Ambon mencapai 1006 kali
 4 Oktober 2019 Gempa Susulan di Kairatu-Ambon Mencapai 1006 kali


Sejarah Gempa Ambon

Bahasan di atas tentang Gempa Kairatu, Haruku, Masohi dan Ambon dengan gempa utama magnitudo 6.5 yang terjadi tanggal 26 September 2019. Selanjutnya saya tulis tentang sejarah gempa di Ambon. Saya coba mencari data sejarah gempa 6+ di Ambon yang berdekatan dengan gempa 6,5 tersebut, data saya dapat dari USGS sebagai berikut :

sejarah gempa ambon
Beberapa Catatan Gempa Sekitar Gempa 6.5 Tadi
Tampak Memang Jarang Terjadi Di Wilayah Yang Berdekatan Dengan Gempa Tersebut
Maksud jarang di sini adalah jarak antar gempa di atas 6+ untuk wilayah ini rentangnya cukup lama, bahkan kalau kita searching di google tentang sejarah gempa Ambon, akan ada catatan Gempa Bumi Laut Banda 17 Februari 1674 oleh Georg Eberhard Rumphius, kala itu terjadi tsunami di Ambon dan Seram. Coba lihat gambar berikut semoga data memang valid, ada episentrum gempa 1674.

Sejarah Gempa Tsunami Di Indonesia Timur
Sejarah Gempa Tsunami Di Indonesia Timur
Sumber : Ngopibareng

Untuk bahan bacaan lainnya tentang Sejarah Gempa Tsunami Ambon bisa membaca : Air Turun Naik Di Tiga Negeri- Mengingat Tsunami Ambon 1950. 


Sejarah Gempa Ambon
Sejarah Gempa Tsunami Ambon

Posting Komentar untuk "Sesar Aktif Penghasil Gempa Ambon "